
TUJUH SYAIR MENCARI PASANGAN SEJATI
(
Inilah syair pertama adalah wanita yang bagus imannya Yaitu wanita yang shalihah Permata dunia akhirat Seperti ummul mukminin Khadijah binti Khuwailid Beriman dengan kerasulan Muhammad SAW Ketika manusia mengingkarinya Membenarkan beliau ketika manusia mendustakannya Menolong beliau ketika manusia enggang menolong Menjaga dirinya ketika beliau tak ada Menjaga hartanya untuk jalan yang diridha-Nya Carilah sepertinya di antara seribu permata.
(II)
Syair kedua adalah wanita yang subur Dari sebuah perkawinan Ada tujuan yang luhur Yaitu keberlangsunan keturunan Dari Adam dan Hawa Hingga anak cucu Menjadi khalifah di muka bumi ini Sampai penutup kalam Untuk beriman pada Allah.
(III)
Syair ketiga adalah wanita yang penyayang Sebaik – baik wanita yang penyayang Adalah wanita yang tulus cintanya Mencurahkan segenap tenaganya Untuk mendapatkan ridha Untuk sebuah ketenangan Penuhy tanggung jawab Memiliki perangai yang wajar.
(IV)
Syair keempat adalah wanita yang masih gadis Karena dia masih lunak pada jiwa yang pertama kali disandingnya Seperti Aisyah binti Abu Bakar, wanita sejuta pesona Dialah satu-satunya gadis yang disanding rasulullah Itulah rahasia Illahi Dijadikannya para wanita surga Sebagai gadis – gadis.
(V)
Syair keenam adalah wanita yang cantik Dengan menyanding wanita cantik Jiwa akan terjaga kesuciannya Sempurnahlah sebuah kebahagiaan Karena menyejukkan jika dipandang Begitupun bilamana cantik luar dalam Meski ia cantik tapi tak bersyukur atasnya Carilah yang memiliki rasa syukur atas nikmat-Nya.
(VI)
Syair keenam adalah wanita yang berhasab baik Karena akan menurunkan generasi mulia Berbudi luhur, beradat istiadat, berakhlak mulia Meski hasabnya baik tapi imannya tidak Jangan pilih dia, pilih yang sebaliknya.
(VII)
Syair ketujuh adalah wanita yang menjaga kesuciannya Yaitu wanita yang memiliki rasa malu Wanita yang memakai hijab karena Rabbnya Dialah wanita surga.-Syair ini untuk perbandingan dari segala hidup yang terlupakan ketika menginginkan pasangan sejati. Jasazakallah-
KeDIRI3i, 8august2008